Helm Modular, LS2 Helmets, Uncategorized
LS2 Advant-X FF901 Helm Modular Flip Back
Helm konvertibel untuk digunakan sepanjang tahun dengan pelindung dagu yang dapat berputar 180º.
Tersedia 2 pilihan shell cangkal helm dengan bahan HPFC dan Carbon fiber, Shell komposit HPFC Ultra-ringan yang memberikan keringanan dan kekuatan maksimal dengan bobot antara 1600 hingga 1700 gram, dan shell carbon fiber dengan bobot 1550 hingga 1650 gram. Keduanya juga memiliki 2 ukuran shell XS-L dan XL-3XL. Helm LS2 Advant-X Cocok untuk semua gaya berkendara dan untuk semua kondisi cuaca.
Visor anti gores yang lebar dan sistem anti kabut, dari Pinlock Max Vision, dan sun visor drop-down sebagai pelindung dari sinar UV.
Sistem Keamanan
LS2 Emergency Release System (ERS) adalah fitur keselamatan khusus pada helm LS2 yang dirancang untuk membantu tim medis melepas helm dari kepala pengendara dengan aman setelah terjadi kecelakaan.
Fitur ini meminimalkan pergerakan leher dan tulang belakang untuk mencegah cedera lebih parah.
Cara Kerja SistemIndikator Merah:
Terdapat dua kain penarik berwarna merah terang bertuliskan “Emergency” di bagian bawah helm.
Pelepasan Bantalan:
Petugas medis cukup menarik kain tersebut untuk melepas kancing pengunci bantalan pipi (cheek pads).
Ruang Ekstra:
Setelah bantalan pipi ditarik keluar, ruang di dalam helm menjadi sangat longgar.
Pelepasan Helm:
Helm dapat diangkat ke atas dengan mudah tanpa menjepit rahang atau menarik leher korban.
Keunggulan Utama Respons Cepat:
Memangkas waktu evakuasi kritis saat terjadi keadaan darurat di jalan atau sirkuit.
Proteksi Cedera Leher:
Mencegah tekanan fatal pada tulang belakang (cervical spine) saat helm ditarik.
Sistem Mekanis:
Tidak memerlukan alat bantu tambahan, cukup ditarik menggunakan tangan kosong.
Micrometric Metal Buckle
Micrometric Metal Buckle adalah sistem pengikat tali dagu (chinstrap) pada helm LS2 yang menggabungkan kecepatan pengoperasian plastik dengan kekuatan penahanan logam baja. Sistem ini dirancang untuk penggunaan harian yang praktis tanpa mengorbankan standar keselamatan berkendara.
Cara Kerja Sistem
Bilah Bergerigi: Ujung tali helm berupa bilah logam atau plastik keras yang memiliki gerigi searah.
Mekanisme Geser: Bilah dimasukkan ke dalam rumah gesper logam hingga terdengar bunyi klik berulang.
Penyesuaian Ketat: Pengendara dapat mengatur tingkat kekencangan tali secara instan pada setiap bunyi klik.
Tuas Pelepas: Cukup tarik tuas kain merah pada gesper untuk membuka kuncian dan melepas tali seketika.
Keunggulan Utama
Material Baja: Rumah gesper utama menggunakan logam baja kuat untuk menahan benturan dan tarikan ekstrem.
Sangat Praktis: Proses mengunci dan melepas helm hanya membutuhkan waktu beberapa detik, bahkan saat memakai sarung tangan.
Ajustabel: Posisi kekencangan tali bisa disesuaikan dengan mudah setiap kali helm digunakan tanpa perlu menyetel ulang tali utama.
Sertifikasi Keamanan: Memenuhi standar keselamatan global (seperti ECE 22.05 / 22.06) untuk kekuatan mekanis penahan beban.
Multi-Density EPS
Multi-Density EPS (Expanded Polystyrene) adalah teknologi lapisan sterofoam pelindung pada helm LS2 yang menggunakan beberapa tingkat kepadatan berbeda untuk menyerap energi benturan secara optimal. Lapisan ini merupakan dinding pertahanan utama di bawah cangkang keras (outer shell) helm untuk melindungi otak dari guncangan fatal.
Cara Kerja Sistem
- Lapisan Luar Padat: Bagian EPS yang dekat dengan cangkang luar memiliki kepadatan tinggi (high density) untuk meredam benturan keras pertama.
- Lapisan Dalam Lembut: Bagian EPS yang dekat dengan kepala memiliki kepadatan lebih rendah (low density) untuk menyerap sisa energi secara perlahan.
- Distribusi Tekanan: Saat terjadi kecelakaan, struktur multi-kepadatan ini akan hancur secara bertahap demi menyebarkan energi benturan ke seluruh area helm.
- Saluran Udara: Di dalam lapisan EPS ini juga dipotong jalur khusus (chaneled EPS) untuk mengalirkan udara dingin dari ventilasi ke kepala pengendara.
Keunggulan Utama
- Peredaman Maksimal: Jauh lebih efektif meredam benturan kecepatan tinggi maupun rendah dibandingkan EPS satu kepadatan (single density).
- Mencegah Cedera Otak: Mengurangi risiko guncangan hebat pada otak akibat efek rotasi atau benturan langsung.
- Bobot Tetap Ringan: Memberikan perlindungan maksimal tanpa membuat helm menjadi tebal, besar, atau berat.
- Standar ECE 22.06: Menjadi kunci utama helm LS2 dalam lolos uji benturan standar keselamatan terbaru yang jauh lebih ketat.
Teknologi Multi-Density EPS ini sudah menjadi standar wajib di hampir seluruh jajaran helm LS2 modern, mulai dari tipe harian seperti LS2 Stream II hingga helm balap MotoGP seperti LS2 Thunder FIM.
Reinforced Chin Strap
Reinforced Chin Strap adalah fitur keselamatan berupa tali dagu yang diperkuat khusus pada helm LS2 untuk mencegah tali putus atau terlepas saat terjadi kecelakaan fatal. Komponen ini mengamankan posisi helm agar tetap terpasang sempurna di kepala pengendara guna memberikan perlindungan maksimal selama benturan berlangsung.
Cara Kerja dan Konstruksi
- Anyaman Serat Padat: Tali menggunakan bahan kain nilon berkualitas tinggi dengan pola anyaman ekstra rapat untuk ketahanan tarik ekstrem.
- Pelat Penguat Logam: Pangkal tali yang menempel ke batok (shell) helm diperkuat dengan jangkar pelat logam berbentuk segitiga.
- Paku Keling Ganda: Pelat logam tersebut ditanam ke batok helm menggunakan sistem paku keling (rivet) ganda yang sangat kuat dan tidak mudah goyang.
- Bantalan Nyaman: Bagian dalam tali dilapisi kain lembut berlapis busa untuk mencegah iritasi atau lecet pada kulit leher akibat gesekan.
Keunggulan Utama
- Anti-Lepas: Menjamin helm tidak akan terbang atau terlepas dari kepala akibat gaya sentrifugal atau tarikan keras saat pengendara terjatuh.
- Daya Tahan Tinggi: Material anyaman tahan terhadap abrasi, cuaca ekstrem, keringat, dan tidak mudah berserabut dalam jangka panjang.
- Distribusi Beban Merata: Sambungan logam berbentuk segitiga menyebarkan tekanan beban benturan ke struktur batok helm secara merata, mengurangi beban langsung pada satu titik di leher.
- Lolos Uji Tarik Ketat: Memenuhi standar regulasi keselamatan global (seperti ECE 22.06 dan DOT) untuk uji ketahanan retensi tali dagu (chinstrap retention test).
Fitur Reinforced Chin Strap ini disematkan pada seluruh lini helm LS2, baik yang menggunakan sistem pengunci Double D-Ring untuk balap maupun Micrometric Buckle untuk harian.
Chin and top vents
Sistem Ventilasi Dagu dan Atas (Chin & Top Vents)
LS2 Advant-X merupakan salah satu helm modular premium berstandar ECE 22.06 yang sangat populer dengan mekanisme chin bar yang dapat berputar hingga 180 derajat. Selain keunggulan desain konvertibelnya, kenyamanan termal helm ini didukung oleh sistem ventilasi dinamis yang sangat efisien, yang berfokus pada Chin Vent (ventilasi dagu) dan Top Vent (ventilasi atas).
Berdasarkan pengujian jalan nyata oleh penguji independen, kombinasi ventilasi ini mampu menjaga suhu di dalam helm tetap sejuk dengan perbedaan 0,5°C dibanding suhu luar ruangan.
1. Chin Vent (Ventilasi Dagu)
Terletak langsung di bagian depan pelindung dagu (chin bar), ventilasi ini memiliki peran ganda yang krusial untuk kenyamanan berkendara harian maupun touring.
- Sistem Buka-Tutup Praktis: Menggunakan mekanisme geser (switch) yang dirancang tegas tanpa posisi tengah (hanya Open atau Closed). Sakelar ini dibuat cukup besar agar tetap mudah dioperasikan bahkan saat pengendara menggunakan sarung tangan tebal.
- Fitur Anti-Fogging Alami: Saat dibuka, udara dari depan dialirkan ke bagian dalam kaca (visor). Aliran udara ini mencegah pengembunan akibat napas pengendara, sehingga pandangan tetap jernih saat hujan atau suhu dingin.
- Deflektor Udara: Aliran udara didukung oleh breath deflector bawaan untuk memastikan sirkulasi oksigen di area mulut dan hidung tetap segar tanpa mengembuskan angin terlalu keras langsung ke mata.
2. Top Vent (Ventilasi Atas)
Terletak di area dahi atas, ventilasi ini bertugas menangkap aliran udara berkecepatan tinggi dari arah depan untuk mendinginkan tempurung kepala pengendara.
- Efektivitas Aliran Udara Tinggi: Desain lubang masuk dibuat aerodinamis untuk menangkap angin secara maksimal, bahkan bagi pengendara motor yang memiliki kaca depan (windshield) tinggi.
- Pola Desain Honeycomb: Bagian dalam ventilasi dilapisi dengan struktur jaring sarung lebah (honeycomb). Desain ini tidak hanya memberikan estetika modern, tetapi juga berfungsi sebagai penyaring agar kerikil kecil atau serangga tidak masuk ke dalam jalur udara helm.
- Operasional Instan: Sama seperti komponen dagu, ventilasi atas juga menggunakan sistem geser sederhana yang kokoh dan tidak longgar saat menghadapi terpaan angin kencang.
3. Sinergi dengan Channeled EPS dan Exhaust Port
Kehebatan ventilasi atas dan dagu pada LS2 Advant-X tidak akan maksimal tanpa adanya jalur distribusi internal.
Udara dingin yang ditangkap oleh Top Vent akan masuk ke dalam Channeled EPS (lapisan peredam yang memiliki parit/jalur aliran udara). Jalur ini menyebarkan udara dingin ke seluruh permukaan kulit kepala, membawa lari hawa panas, lalu membuangnya keluar secara mekanis melalui Exhaust Port (ventilasi pembuangan belakang). Sinergi flow-through inilah yang mencegah terjadinya penumpukan keringat dan rasa gerah saat terjebak kemacetan.


